(PUTUSSIBAU POST KAPUAS HULU) Warga Desa Sangan, Dusun Sukma, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu resah. Jembatan penghubung di wilayah mereka mengalami kerusakan parah dan mungkin macet sewaktu-waktu.
Kerusakan pada jembatan membuat aktivitas warga sehari-hari terganggu. Mereka khawatir jika tidak segera diperbaiki, jembatan bisa putus total dan memutus akses antar dusun.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa bagian konstruksi jembatan sudah lapuk dan goyah. Tiang serta penyangga lantai jembatan terlihat retak dan berlubang.
Warga mengaku sudah lama melintas di atas jembatan tersebut, terutama saat membawa logistik saat hujan deras.
“Kami takut jembatan ini abruk. Setiap hari lewat sini deg-degan. Tolong cepat ditangani,” ujar pendi salah satu warga Dusun Sukma.
Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas Hulu bersama pemerintah daerah segera turun tangan menangani kerusakan jembatan.
Jembatan yang merupakan satu-satunya akses utama bagi warga Desa Sangan.
Jika jembatan benar-benar ambruk, warga khawatir akan terlindungi dan aktivitas ekonomi terhenti.
“Kami mohon kepada Dinas PUPR dan Pemerintah Daerah agar segera memperbaiki jembatan ini sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata pendi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas PUPR Kapuas Hulu terkait rencana perbaikan.
Warga berharap perbaikan bisa segera dilakukan agar akses transportasi kembali aman dan lancar, terutama menjelang musim hujan yang rawan banjir dan longsor.














